Rumah, seperti kita tahu dan rasakan sekarang, adalah sebuah kebutuhan primer. Tanpa rumah atau tempat yang bisa kita tinggali, segala kegiatan kita akan terganggu, bahkan untuk sekedar tidur. Oleh karena itu, setiap orang pasti dan harus merencanakan untuk mempunyai rumah sendiri dan mewujudkan rencana tersebut. Rumah pun tidak harus besar dan mewah, karena rumah yang paling baik menurut saya adalah yang dibeli sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan semata.
Dalam membeli rumah, ada beberapa hal yang harus kita pikirkan, terlebih yang menyangkut kebutuhan kita. Hal yang pertama adalah lokasi rumah. Pastikan kalau lokasi rumah kita memiliki akses yang mudah dari dan ke tempat-tempat yang kita butuhkan. Misalnya, dekat dengan sekolah, kantor, pasar/supermarket, rumah sakit, pom bensin, pintu tol, dan lain sebagainya. Rumah dengan akses yang mudah, nantinya juga akan membuat segala kegiatan anda menjadi lebih mudah. Yang kedua setelah lokasi, adalah model atau tipe rumahnya. Model atau tipe rumah ini sebenarnya berkaitan erat dengan lokasi. Misalkan saja ada rumah bertipe regency, ini adalah rumah yang didesain untuk orang-orang kaya. Bentuknya minimalis modern, dan lokasinya di tengah kota (misal, dekat dengan jalan tol), dan biasanya dalam satu wilayah hanya ada beberapa rumah jenis ini. Yang kedua adalah rumah town house. Rumah ini juga dibangun di daerah tengah kota, tapi tidak sesetrategis tipe rumah regency. Jumlahnya dalam satu wilayah pun lebih banyak, jadi tetangga anda nantinya juga kemungkinan lebih banyak. Tapi akses ke tempat-tempat penting masih dapat dibilang cukup mudah. Dan yang terakhir adalah tipe rumah residence. Rumah ini biasanya dibangun di daerah pinggiran kota, dengan desain yang sedikit lebih kuno (tapi tidak kuno) dan lebih besar dari rumah regency dan town house. Kelebihan tipe ini tentu saja, bangunannya lebih luas, dan keadaannya lebih sunyi, tapi konsekuensinya juga ada, yaitu akses yang relatif lebih lama dan sulit ke tempat tempat penting. Selain mempertimbangkan lokasi dan tipe rumah, anda juga harus mempertimbangkan ukurannya . Jika anda berencana membuat keluarga kecil saja, maka rumah yang tidak begitu besar saya yakin cukup untuk kebutuhan keluarga anda.
Disisi lain, tidak hanya dalam membeli rumah saja kita harus mempertimbangkan berbagai faktor. Dalam menjual rumah juga. Pastikan kalau anda memang sudah tidak membutuhkan rumah itu lagi atau sudah punya gantinya. Dan juga, gunakanlah cara berpromosi yang tepat. Jangan sampai dana berpromosi anda nantinya lebih besar dari harga jual rumah anda. Hehehe… Rugi dong jadinya. Tapi tenang, untuk mengatasi hal itu, anda bisa memanfaatkan layanan iklan rumah gratis yang banyak disediakan di internet, salah satunya. Okay, kalau tekat anda sudah bulat, silakan dicoba! :)
Leave a comment to “Sebelum Membeli dan Menjual Rumah” »»
Monday, September 28, 2009
Sebelum Membeli dan Menjual Rumah
Friday, September 25, 2009
Memiliki Rumah Impian
Dapat memiliki rumah impian adalah harapan semua orang. Termasuk saya tentunya. Pasti kita semua pernah membayangkan, lalu menyusun rencana bagaimana kita bisa mencapai impian tersebut, lalu melaksanakan tindakan-tindakan nyata. Mulai dari impian, rencana, dan tindakan orang-orang untuk mendapatkan rumah idamannya pasti berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Ada yang ingin, asal rumahnya bisa untuk berteduh dari panas terik dan hujan saja sudah cukup, ada juga yang menginginkan rumah yang bagus dengan berbagai perabot yang diinginkan. Itu semua tergantung realitas yang dimiliki seseorang dalam pikirannya.
Tapi, walaupun banyak orang sering kali sudah memiliki bayangan tipe rumah apa yang ingin mereka miliki, sering kali juga mereka masih melakukan kesalahan dalam membeli. Misalnya, salah dalam memilih lokasi rumah mereka. Walaupun rumahnya bagus, kalau jauh dari tempat kerja, jauh dari pasar, jauh dari sekolah anak, ditambah lagi jalannya terjal dan berbatu (halah), membuat seseorang menyesal dibelakang. Oleh karena itu, sebelum membeli rumah ada baiknya (sebaiknya) kita memikirkannya matang-matang. Ya diantaranya hal yang harus kita pikirkan adalah lokasi, seperti poin yang saya sebutkan sebelumnya. Usahakan lokasi rumah kita tidak jauh dan sulit untuk mencapai tempat-tempat yang kita butuhkan.
Poin berikutnya adalah luas bangunan dan model rumah yang kita inginkan. Tidak ada salahnya juga kita berpikir agak panjang untuk hal ini. Untuk apa saja rumah kita nantinya. Kalau hanya untuk tempat tinggal, saya rasa rumah yang tidak terlalu besar sudah cukup. Tapi tergantung juga terhadap berapa orang yang akan meninggali rumah tersebut. Tapi misalnya kalau rumahnya juga digunakan untuk keperluan yang lain, membuka warung seperti saya misalnya, maka usahakan anda memilih luas bangunan yang lebih besar, daripada nantinya merasa terlalu sumpek (seperti saya juga).
Selain luasnya, kita juga harus mempertimbangkan tipe atau model rumah. Misalnya ada tipe rumah town house. Tipe rumah ini adalah rumah-rumah yang terletak di tengah kota dan biasanya berdesain menimalis modern dengan ukuran yang tidak begitu luas. Cocok untuk orang-orang yang sering beraktifitas di kota dan butuh akses cepat untuk itu. Yang kedua, ada tipe rumah residence. Berkebalikan dengan tipe rumah yang pertama, tipe rumah ini terletak di pinggiran kota dan dengan luas yang lebih besar. Dan yang ketiga, ada tipe regency. Inilah tipe perumahan elite. Tempatnya sangat strategis dan model bangunannya modern. Cocok untuk orang kaya.
Bermodal sedikit singgungan di atas, semoga sekarang anda bisa lebih bijak dalam mempersiapkan segala sesuatunya untuk membeli rumah idaman anda.
Leave a comment to “Memiliki Rumah Impian” »»